Kenali Modus Penipuan Pinjaman Dana Cepat Online

Berbicara tentang pinjaman online, kebanyakan orang sudah merasa pesimis terlebih dahulu. Sebab kebanyakan mereka takut jika terkena tindakan penipuan. Sedangkan sebagian lainnya merasa jika pengajuan pinjaman secara online cenderung memiliki syarat yang rumit. Padahal tidak demikian. Nah berikut modus penipuan pinjaman dana cepat yang perlu diwaspadai.

Merasa Adanya Paksaan untuk Menjadi Debitur

Sebenarnya apa sih debitur itu? Debitur merupakan orang yang meminjam sejumlah uang dari pihak kreditur. Poin yang satu ini juga berlaku untuk pengajuan pinjaman secara online. Hal yang perlu Anda waspadai adalah kesan yang berlebihan atau adanya paksaan dari pihak kreditur yang mengharuskan Anda untuk menjadi debitur.

Jika Anda menjumpai hal yang satu ini maka ada baiknya urungkan niat Anda dan segera mencari jasa penyedia pinjaman yang lainnya. Sebab bisa jadi hal yang satu ini adalah modus penipuan yang hanya menginginkan uang Anda dengan iming-iming Anda bisa mendapatkan pinjaman dalam jumlah yang besar.

Sebab pada umumnya jasa penyedia pinjaman yang aman dan terpercaya tidak akan melakukan hal yang satu ini. Jika Anda merasa ada pemaksaan selama proses pengajuan pinjaman, maka ada baiknya batalkan saja dan pilih jasa penyedia pinjaman yang lebih berkredibilitas yang cenderung lebih aman dan terpercaya.

Mengabaikan Riwayat Pinjaman Sebelumnya

Pada umumnya pihak layanan penyedia pinjaman akan mengecek status kredit calon peminjam sebelumnya. Sebab hal ini akan dijadikan sebagai patokan apakah Anda layak untuk mendapatkan pinjaman tersebut atau tidak. Bahkan proses pengecekan riwayat kredit dapat dengan mudah dilakukan melalui BI atau Bank Indonesia.

Pada umumnya calon peminjam yang memiliki riwayat kredit yang buruk cenderung memiliki peluang pengajuan pinjaman dapat diterima lebih kecil. Hal ini pula yang menyebabkan kebanyakan orang lebih memilih untuk melunasi hutangnya terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman. Hal ini bertujuan agar lolos BI cheking.

Jadi jika jasa penyedia pinjaman tersebut tidak mempermasalahkan riwayat kredit Anda, maka hal ini wajib Anda curigai. Terlebih lagi bagi Anda yang memiliki riwayat kredit yang buruk seperti menunggak cicilan kredit, riwayat pembayaran kartu kredit yang buruk, maka Anda harus bersiap-siap mengalami penolakan saat melakukan pengajuan pinjaman.

Bahkan kini ada banyak sekali pihak yang memberikan iming-iming Anda bisa mendapatkan pinjaman tanpa perlu tahu riwayat kredit sebelumnya. Jadi jika Anda menemukan hal yang semacam ini pastikan Anda lebih berhati-hati. Sebab hal ini merupakan salah satu tindakan penipuan yang wajib Anda waspadai.

Sebab pada dasarnya ketika hendak melakukan pengajuan pinjaman baik secara online maupun konvensional, jasa penyedia pinjaman tersebut tentunya akan mencari tahu riwayat kredit Anda sebelumnya. Sebab hal ini merupakan kunci utama sukses atau gagal pinjaman dana tersebut. Terlebih lagi pihak jasa penyedia dana tentunya tak ingin rugi akibat gagal bayar.

Meminta Uang Sebagai Salah Satu Persyaratan Pencairan

Ciri-ciri modus penipuan pinjaman dana secara online selanjutnya yang paling mudah dikenali adalah meminta sejumlah uang pada awal proses pengajuan pinjaman sebagai syarat pencairan dana. Perlu Anda ketahui bahwa meminta sejumlah uang sebagai syarat pencairan dana bukanlah prosedur dari pengajuan dana online. Jadi pastikan Anda lebih berhati-hati.

Jika Anda menemui modus penipuan seperti ini, maka hal ini patut untuk dicurigai. Jika ada calon kreditur yang meminta sejumlah uang sebagai jaminan atau syarat administrasi, pastikan Anda menolaknya. Sebab normalnya biaya administrasi tidak besar dan sudah ditentukan pada awal proses pengajuan.

Menggunakan Email yang Tidak Resmi

Ketika follow up pada umumnya jasa penyedia pinjaman yang aman dan terpercaya akan menelepon melalui nomor resmi atau mengirim email melalui akun resmi perusahaan. Namun lain halnya dengan jasa penyedia pinjaman yang tidak terpercaya. Mereka cenderung akan mengirimkan email menggunakan email yang tidak resmi.

Lantas bagaimana sih cara membedakan email resmi perusahaan dan email tidak resmi perusahaan? Pada umumnya email resmi perusahaan cenderung menggunakan alat perusahaan yang sudah terdaftar yang mewakili perusahaan. Bukan atas nama pribadi. Contohnya [email protected] bukan [email protected]

Menawarkan Syarat yang Terlalu Mudah

Hal yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah persyaratan yang ditawarkan. Anda memang diwajibkan untuk memilih jasa penyedia pinjaman dengan syarat yang mudah, namun tetap masuk akal. Kini ada banyak modus penipuan yang memberikan iming-iming dana dapat cepat cair dalam hitungan jam atau bahkan menit.

Jika ada yang menawarkan hal yang demikian, maka Anda wajib mencurigainya. Sebab pada umumnya pihak penyedia  pinjaman membutuhkan waktu selama kurang lebih 2 hingga 7 hari pada jam kerja untuk dapat memproses pengajuan pinjaman Anda untuk bisa masuk ke tahap selanjutnya.

Terlebih lagi jasa penyedia pinjaman tersebut tentunya akan melakukan beberapa validasi data untuk mengurangi beberapa risiko terjadi karena gagal bayar angsuran. Jadi jika Anda menemukan hal yang semacam ini pastikan untuk mencurigainya.

Pada umumnya melakukan pengajuan pinjaman dana melalui online cenderung aman dan mudah jika Anda memperhatikan beberapa poin di atas. Agar lebih aman dan terhindar dari tindakan penipuan, Anda juga bisa melakukan pengajuan pinjaman dengan cek di https://www.cekaja.com/kredit yang terbukti aman dan terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *